Penilaian Akhir Semester Tak Lagi Menggunakan Kertas ?




Beberapa minggu lagi penilaian akhir semester akan dilaksanakan di seluruh SMA dan SMK sederajat. Khususnya SMA Negeri 1 Pati yang melaksanakan penilaian akhir semester yang lain dari biasanya. Kurikulum SMA Negeri 1 Pati menambahkan aturan baru yaitu pelaksanaan penilaian akhir semester menggunakan smartphone secara online melalui aplikasi. Dilihat dari keadaan dan situasi lapangan saat ini, rencana tersebut belum tepat dan perlu dipertimbangkan kembali karena ada beberapa permasalahan seperti keputusan yang mendadak, belum adanya simulasi, kemerataan kepemilikan smartphone dan lain-lain.

Padahal hal ini sangatlah baik, dengan penilaian akhir semester menggunakan smartphone mungkin menjadi salah satu inovasi bagus beriringan dengan kemajuan teknologi. Demi menyongsong era revolusi industri 4.0 maka, harus ada tahap persiapan dan pembiasaan, dengan ini generasi muda Indonesia akan terbiasa dan dapat mempersiapkan segala sesuatunya dan menanggulangi kesalahan-kesalahan  yang terjadi dengan melihat masa kini.

Namun banyak yg harus dipertimbangkan, misalnya kesiapan dan pemahaman siswa mengenai aplikasi yang digunakan. Perlu dilakukan simulasi berkali kali sebelum diimplementasikan. Selain itu juga perlu diteliti terlebih dahulu soal efektivitas, usabilitas, reliabilitas, dan lain-lain. Dengan kata lain tidak asal-asalan. Perlu diadakan juga jejak pendapat antara pihak sekolah, siswa, dan orang tua  siswa.

Penerapan penilaian akhir semester dengan sistem tersebut dapat menghindari siswa selaku peserta ujian dari tindakan kecurangan yang dilakukan. Akan tetapi di sisi lain, aplikasi penilaian akhir semester harus memang sudah compatible sehingga tidak menimbulkan error, seperti gambar pada soal tidak muncul saat pengerjaan soal penilaian akhir semester

Melalui jejak pendapat 67 persen reponden tidak setuju akan pelaksanaan penilaian akhir semester dengan menggunakan smartphoe. Responden banyak berpendapat Inovasi yang dilakukan cukup bagus, karena jarang sekali ada sekolah yang melaksanakan penilaian akhir semester  melalui smartphone. Namun, ada sejumlah masalah yang bisa muncul karena hal ini. Misalnya, smartphone yang tiba-tiba hang atau koneksi internet yang mati sesaat. Akan ada kemungkinan aplikasi tersebut jadi error dan tifak bisa diakses pengguna. Hal ini tentu saja akan merugikan peserta didik.

"Menurut saya pelaksanaan PAS dengan sistem online dengan mengunakan smartphone agak beresiko, karena pertimbangan layar smartphone yang relatif kecil, tombol yg kadang oversensitif sehingga kadang layar menyentuh sesuatu dengan sendirinya jika tangan didekatkan dengan layar walaupun tidak sampai menyentuhnya (in some cases) dan hal ini tentunya sangat berisiko mengingat jika kita tidak sengaja menekan tombol home/back atau apasaja yang bisa menyebabkan aplikasi keluar maka kita tidak bisa melanjutkan ujian (rumornya), juga beberapa orang yang sulit untuk berkonsentrasi dengan menggunakan smartphone tentu menjadi halangan tersendiri, belum lagi jika masih terdapat bug dalam aplikasi exam tersebut atau masalah pada smartphone tersebut, misalnya aplikasi not responding, dan lain-lain. Tentu akan mengganggu jalannya aktivitas ujian. Terlepas dari semua itu, ujian online dengan sarana smartphone mungkin bisa menjadi alternatif untuk menghemat kertas, dan juga katanya lebih praktis karena menggunakan smartphone. Namun bagi saya, kenyamanan lebih penting daripada hanya sekedar kepraktisan", salah satu responden berpendapat demikian.

Dengan penerapan sistem penilaian akhir semester secara online, semoga pihak tenaga pengajar bisa menyempurnakan sistem penilaian akhir semester  yang baru ini dan membawa perubahan positif yang bisa dianut oleh seluruh sekolah di Indonesia.

Dengan memanfaatkan teknologi yang ada dan fasilitas yang tersedia tentunya akan mempermudah pelaksanaan pemilaian. Agar pelaksanaan penilaian akhir semester pada tahun ini maupun berikutnya terlaksana dengan baik. Ada baiknya jika sekolah mengatasi masalah teknis yang ada, seperti penyediaan jaringan internet alias wifi dan lebih baik menggunakan laptop atau komputer.

Sudah semestinya jika sekolah ingin melaksanakan penilaian akhir semester secara online. Tapi sekolah harus menjamin ketersediaan infrastruktur yang mendukung serta tidak terburu-buru dalam melaksanakannya. Sekolah juga harus melakukan sosialisasi langsung ke peserta didik yang jauh sebelum penilaian akhir semester agar tidak menimbulkan masalah seperti yang telah diuraikan di atas. (LFA)
Previous
Next Post »
Thanks for your comment