Hukum-Hukum Dasar Kimia


Salah satu aspek penting dalam reaksi kimia adalah hubungan kualitatif antara zat-zat yang terlibat dalam reaksi. Oleh karena itu, perlu sekali bagi kita mengetahui dasar hukum kimia. setiap persenyawaan kimia mempunyai susunan sesuai dengan hukum-hukum dasar tersebut dan demikian juga proses-proses kimia berlangsung menurut hukum-hukum dasar tersebut. Hukum- hukum tersebut adalah :

1. Hukum Kekekalan Massa
Hukum kekekalan massa/hukum lavoiser menyatakan jumlah massa zat-zat yang bereaksi tidak berubah. Jadi sebelum dan sesudah reaksi maka jumlah massa zat-zat sama. Antoine Lavoiser (1743-1794) ahli kimia dari prancis, melakukan percobaan direaksikan zat-zat tersebut ditimbang dan sesudah reaksipun ditimbang lagi, ternyata massanya sama. Akhirnya dikenal dengan hukum kekekalan massa/lavoiser. Bunyi hukumnya: “Massa sebelum reaksi dan seaudah reaksi selalu sama”.

2. Hukum Perbandingan Tetap
Hampir seluruh zat merupakan suatu senyawa yang berdiri dari unsur-unsur. Pada tahun 1807, Josep Louis Proust menemukan bahwa massa suatu unsur yang membentuk senyawa selalu tetap. Hasil penemuan Josep dinyatakan sebagai hukum perbandingan tetap yang berbunyi: “Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap”.

3. Hukum Kelipatan Dalton
Persenyawaan antara hitrogen dan oksigen kecuali air ada pula hidrogen yang lain yang dinamakan hidrogen peroksida. Dalam air perbandingan massa hodrogen dan oksigen adalah 1:8, sedangkan dalam peroksida adala 1:6, jika kedua senyawa dibandingkan ternyata massa hidrogen pada kedua senyawa tersebut sama dan perbandingan massa oksigen pada kedua tersebut adalah 8:16 atau 1:2. Hukum dalton dinyatakan sebagai hukum kelipatan bergenda yang berbunyi: “Apabila dua jenis unsur dapat membentuk dua/lebih jenis senyawa, maka jumlah massa unsur yang pertama yang bersenyawa dengan unsur yang kedua yang sama massanya berbanding sebagai bilangan-bilangan yang mudah dua bulat”.



4. Hukum Perbandingan Volume dan hipotetis Avogadro
Jhon dalton (1711-1833) meyusun teori atom, antara lain:

a. Materi terdiri atas partikel terkecil yang tidak dapat dibagi-bagi lagi yang disebut atom.
b. Atom-atom dapat bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan yang sederhana.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment